Apa itu Yanpudo BKC
Mengapa YanPuDo?, Yanpudo Adalah nama Keren yg diberikan oleh anggota Bandung Karate Club (BKC) Bogor Dojo SMP Negeri 14 Bogor. Awalnya, Bandung Karate Club atau yang lazim disebut BKC, berdiri di Kota Kembang Bandung pada tanggal 16 Juni 1966. Perkembangan pesat prestasi Karateka Indonesia terutama Bandung Karate Club (BKC) maka berdirilah beberapa cabang - cabang BKC yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebagaimana Sejarah BKC Bogor maka sejak Tahun 1992 berdirilah BKC Bogor dengan alamat Jl. Lolongok No. 36. dan Kang Rudi Partawijaya sebagai Kestafpel BKC Cabang Bogor. Daftar wilayah daerah BKC Cabang adalah Medan Sumut, Padang Sumbar, Batam, Lampung, Serang, Labuan Pandeglang, Tangerang, BKC DKI Jakarta Raya, Bekasi, Karawang, Cianjur, Purwakarta, BKC Bandung Raya, BKC Banjar, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Rancah, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Majenang, Cilacap, Brebes, Purwokerto, Banyumas, Boyolali, Temanggung, Yogyakarta, Solo, Grobongan Purwodadi, Salatiga, Pati, Semarang, Jepara, Rembang, Nganjuk, Malang, Tuban, Banyuwangi, Bali, Sulawesi Selatan, Irian, Ciawi, dan lainya lihat disini.
Dengan semangat dan prestasi Karateka BKC Bogor maka terbentuklah Dojo Yanpudo Nepal dengan Pelatih Kang Willy Hariansyah sekaligus pendiri dan pengurus BKC Bogor untuk meneruskan perjuangan almarhum Kang Happy.
BKC merupakan Anggota Federasi Olahraga Karate-do Indonesia yang disebut PB FORKI. Dan selanjutnya FORKI adalah merupakan anggota KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), WKF (World Karate Federation) dan AKF (Asian Karatedo Federation).
Yanpudo adalah sebagai simbol Persatuan dan Kebanggaan, Yaitu, Satu akan Persaudaraan, Satu akan Tekad, Satu Akan Motivasi, Kebanggaan Anggota terhadap Perguruan Bandung Karate Club. Makna Lain dari Yan-Pu-Do adalah kang yaYAN PUnya DOjo. Karena diperguruan kami istilah Dojo adalah Tempat untuk berlatih. Para anggota YanPuDo terditri dari Anggota BKC: SMPN 14 Bogor, MAN 1 Bogor, SMA BBS Bogor, SMA Negeri 9 Bogor, SMP PGRI 3 Bogor. Jumlah Anggota aktif yang terdaftar mencapai 200 org.
KETUA UMUM PB.FORKI 2010-2014
HENDARDJI SOEPANDJI KETUA UMUM PB. FORKI 2010-2014
Karate Terbuka BKC Cianjur (KEJURWIL V BKC) Jawa Barat
Kejuaraan Karate terbuka Kejuaraan Wilayah (KEJURWIL) V BKC akan dihadiri oleh 400 atlet karateka dari enam Kabupaten/Kota se Jawa Barat ikut Karate Terbuka Bandung Karate Club (BKC) wilayah V Jawa Barat, yang diadakan pada hari Jumat (4/12) hingga Minggu (6/12) di GOR Panembong - Cianjur Jawa Barat. Kejuaraan yang ketiga kalinya ini digelar untuk merebutkan tropi bergilir Ketua Umum BKC Kabupaten Cianjur, Drs. Ade barkah Surahman, M.Si.
Sekretaris Panitia Kejuaraan Terbuka Karate Bandung Karate Club, Dicky Irawan didamping bidang pertandingan Yosep saeful Alam mengatakan, para atlet peserta kejuaraan terbuka karate tersebut datang dari Kabupaten/Kota Sukabumi, Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok dan kabupaten Cianjur. Selain itu ditambah peserta dari dojo (perguruan) INKAI. "Jumlah peserta kemungkinan masih akan bertambah, kaarena ada beberapa daerah yang belum mendaftarkan atlet-atletnya.
Bandung Karate Club Hadir di IPB Cup 2009 Open
Institut Pertanian Bogor mengadakan Karate Open Tournament 2009 (IPB Cup) kemaren tanggal 28-29 November 2009. Karateka BKC ikut mengambil bagian terutama mayoritas pada category Kumite. Sedangkan pada category "Kata" lebih banyak di hadiri oleh karateka INKAI.
Berita Bandung Karate Club BKC di Batam
Dunia karate di Batam makin bergairah dengan hadirnya perguruan Bandung Karate Club (BKC) Batam. Awalnya, murid di perguruan ini yang dipimpin Kang Ayi Afrianto (Ketua Umum BKC Batam) ini hanya 50 orang saja. Kini sudah membengkak menjadi lebih dari 300 orang. Pecinta karate di Batam awalnya tidak menyangka meningkatnya prestasi para atlet BKC. Para karateka BKC telah membuat gentar para karateka dari berbagai perguruan, baik di Batam, Kepri atau pun tingkat nasional. Atlet BKC termasuk tahan banting, keras kepala, dan tidak mau menyerah dalam sebuah event. Atlet BKC sangat gigih meraih emas. BKC jadi bahan pembicaraan.
Lemkari Siapkan Atletnya
Lembaga Karate-do Indonesia melaksanakan pemusatan latihan nasional guna mempersiapkan karatekanya untuk mengikuti kejuaraan nasional memperebutkan Piala KSAD, 4-6 Desember di Jakarta. ”Sebelum pelatnas, kami lebih dulu melaksanakan pemusatan latihan daerah yang diikuti 77 karateka. Setelah dilakukan seleksi, kini tinggal 30 karateka putra dan 10 karateka putri yang mengikuti Pelatnas Lembaga Karate-do Indonesia (Lemkari) untuk ke Piala KSAD,” ujar Effendi Moara Sakti Simbolon, Ketua Pengurus Daerah Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) DKI Jaya, pada acara pembukaan Pelatnas Lemkari di PHI Cempaka Putih, Senin (10/11).
